Langsung ke konten utama

Postingan

RANGKUMAN - BAB I

Pada tahun 41 H/661 M, Muawiyah menjadi pemimpin Dinasti Bani Umayyah di Damaskus, setelah Hasan mundur dari jabatan khalifah menggantikan Ali. Tahun tersebut disebut 'Am al-Jamaah (tahun persatuan) karena kaum muslimin bersatu dalam satu kepemimpinan. Dan pada waktu itu juga periode Khulafaurrasyidin berganti dengan periode monarki Dinasti Bani Umayyah yang berkuasa kurang lebih 91 tahun dari 41H/661 M sampai 132 H/750 M.  Selama masa Dinasti Bani Umayyah, imperium Islam berhasil memperluas wilayah sampai batas-batas yang terjauh, membentang dari Lautan Atlantik dan Pyrenees hingga ke Indus dan perbatasan Cina (perluasan ini hampir tak tertandingi sejak masa klasik dan hanya dilampaui pada masa modern oleh kerajaan Inggris dan Rusia).  Kemunduran dan kejatuhan Dinasti Bani Umayyah disebabkan antara lain karena faktor-faktor berikut ini:  Berfoya-foya dalam kemewahan  Kesukuan dan sistem kerajaan  Munculnya Gerakan Abbasiyah, yang terakhir dipimpin oleh Abu Abba...

Saluran-saluran Islamisasi Di Indonesia

Kedatangan Islam dan penyebarannya, baik kepada para bangsawan dan masyarakat umum di Indonesia dilakukan secara damai. Terdapat enam saluran dan cara islamisasi di Indonesia, yaitu:  1. Saluran Perdagangan  Pada tahap permulaan, proses penyebaran Islam dilakukan dengan cara perdagangan. Hal ini dapat diketahui melalui adanya kesibukan lalu lintas Perdagangan pada abad ke-7 hingga ke-16; Menurut Tome Pires, aktivitas Perdagangan ini banyak melibatkan bangsa-bangsa di dunia, termasuk bangsa Arab, Persia, India, Cina dan lain-lain. Di pesisir pulau Jawa, terdapat banyak para pedagang muslim bermukim, mereka berhasil mendirikan musholla-musholla, masjid-masjid dan bahkan mendirikan pondok-pondok atau lembaga pendidikan Islam. Mereka juga mendatangkan mullah-mullah dari luar, sehingga jumlah mereka semakin hari bertambah banyak.  Perdagangan dimanfaatkan setiap saudagar muslim sebagai sarana atau media untuk berdakwah. Dalam ajaran Islam, setiap muslim mempunyai kewajiban unt...

Tahap-tahap Perkembangan Islam di Indonesia

Berbeda dengan sejarah masuknya Islam ke beberapa negara lain, masuknya Islam ke Nusantara melalui jalan damai, dan hal ini tidak dipungkiri oleh pihak manapun. Penyebaran agama Islam ke wilayah ini melalui tahapan-tahapan panjang, sehingga menjadikan mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.  1. Kehadiran Para Pedagang Muslim (7-12 M)  Tahap ini merupakan periode permulaan kedatangan para pedagang, dan sosialisasi Islam di kawasan Asia Tenggara, khususnya Nusantara, yang dimulai dengan kontak sosial budaya antara para pendatang muslim dengan penduduk setempat. Pada tahapan ini, seperti yang telah dikemukakan, bahwa diduga para pedagang muslim sudah mulai berdagang mulai abad ke-7 M. Dalam fase perdagangan ini, para saudagar muslim juga melakukan dakwah Islam dengan cara damai, sehingga memudahkan mereka untuk mensosialisasikan ajaran-ajaran Islam pada masyarakat lokal.  2. Terbentuknya Kerajaan-kerajaan Islarn (13-16 M)  Setelah komunitas Islam merasa kuat dan mapa...

Sejarah Masuknya Islam Di Indonesia

Sejumlah intelektual telah mengemukakan teori sekitar masuk dan tersebarnya Islam di Nusantara. Meski tidak ada kesepakatan tentang kapan Islam tersebar di wilayah ini dan siapa yang paling berjasa dalam proses islamisasi, tidak dapat dipungkiri bahwa Islam tersebar di wilayah ini dengan cara-cara damai dan tidak memakai jalan kekerasan. Para sarjana berbeda pendapat tentang tiga hal, yaitu kapan islamisasi wilayah Nusantara, dari mana Islam berasal, dan siapa penyebar Islam. Dalam menjawab pertanyaan pertama, para sarjana berpendapat terentang antara abad kedelapan sampai lima belas Masehi. Sementara untuk pertanyaan kedua, perbedaan di antara mereka antara Arab, Persia, Gujarat, India Selatan dan Bengal. Sedangkan pertanyaan terakhir, para sarjana berbeda antara para pedagang muslim atau pendakwah/sufi. Terdapat tiga pendapat tentang masuknya Islam ke Indonesia, yaitu:  Pendapat pertama; Pijnappel, guru besar University of Leiden, berpendapat bahwa Islam dibawa ke Nusantara oleh ...

Dampak Pemikiran Pembaruan di Indonesia

Gerakan pembaruan di negara-negara timur tengah tidak hanya tersebar di lingkungan mereka sendiri, namun juga meluas hingga ke Nusantara. Pengaruh-pengaruhnya antara lain sebagai berikut:  1. Gerakan Paderi  Gerakan pembaruan yang dilakukan oleh Al-Afghani dan Muhammad bin Abdul Wahab sampai juga ke Indonesia terutama terhadap tokoh-tokoh seperti H. Miskin (Kab. Agam, Sumbar), H. Abdul Rahman (Kab. Lima Puluh Kota, Sumbar), H. Salman Faris (Kab. Tanah Datar, Sumbar). Mereka dikenal dengan nama H. Miskin, H. Piobang dan H. Sumanik. Sepulang dari tanah suci mereka terilhami oleh pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab. Mereka pulang dari tanah suci pada tahun 1803 M dan sebagai pengaruh pemikiran para pembaru Timur Tengah tersebut adalah timbulnya gerakan Paderi. Gerakan tersebut bermaksud ingin membersihkan ajaran Islam yang telah bercampur baur dengan perbuatan-perbuatan yang bukan Islam. Hal ini menimbulkan pertentangan antar golongan adat dan golongan Paderi.  2. Munculnya O...

Pemikiran-pemikiran Pembaruan Islam

Gerakan pembaruan Islam yang terjadi di dunia Islam tentu tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh pembaru beserta pemikiran-pemikirannya sebagai bentuk gagasan dalam kebangkitan Islam. Di antara tokoh-tokoh tersebut adalah:  1. Ibnu Taimiyah (w. 1328 M)   Ibnu Taimiyah Jauh sebelum muncul pemikiran wahabi, pada abad ke-14 telah ada tokoh yang menjadi inspirator gerakan pembaruan, bernama Ibnu Taimiyah (1263-1328 M). Ia sangat tidak setuju terhadap sufisme, bidah, dan khurafat yang banyak dilakukan oleh umat Islam pada masa itu. Ia juga menentang taklid buta, dan mewajibkan ide dibukanya kembali pintu ijtihad. Ia menafikan berlakunya ijma' secara hakiki selepas zaman sahabat yang dipandang sebagai salah satu sumber hukum Islam, yang berupa kesepakatan semua mujtahid di kalangan umat Islam pada masa sesudah Rasulullah. Ibnu Taimiyah mengemukakan bahwa Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai sumber utama ajaran Islam. Ibnu Taimiyah juga tidak setuju terhadap pemuliaan kuburan para wali dan...

DVD Khalifah Trans7 - Vol.3

Koleksi Video Khalifah Trans7, Dokumenter Sejarah Islam yang disampaikan secara tematik oleh Pakar Sejarah Islam, Ust Budi Ashari, Lc yang ditayangkan secara rutin di Trans7. Silakan Pesan Koleksi ini melalui   Tokopedia Klik:  PESAN SEKARANG List Title Khalifah Vol.3 Maret 2015 145 Menggapai Kekhusukan Shalat 146 Georgius Theodorus 147 Abbas Bin Abdul Muthalib sebagai Pelindung Rasulullah 148 Pelajaran Berharga dari Perang Hunayn April 2015 149 Imam Al-Ghazali Pembela Akidah Islam 150 Negeri yang Penuh Kelembutan 151 Titik Balik Kehidupan Setan Quraisy 152 Pemimpin Bertangan Besi 153 Keruntuhan Dinasti Bani Umayyah 154 Shalahuddin Al-Ayyubi (Pembela Al-Quds) 155 Hibbu Rasulillah 156 Cinta Sejati Hingga Maut Memisahkan Bulan Mei 2015 157 Usamah bin Al Khuwairis (Akhir dari Pencari Kebenaran) 158 Ibu Setelah Ibu Rasulullah 159 Syaqna bin Abdul Wahid (Ahlul Bait Palsu) 160 Kesaksian Pembelah Dada Nabi 161 Abu Bakar As-Shiddiq (Keteguhan Iman Sang Pembenar) 162 Ibu Teladan Asma b...