Langsung ke konten utama

Postingan

DVD Khalifah Trans7 - Vol.1

Koleksi Video Khalifah Trans7, Dokumenter Sejarah Islam yang disampaikan secara tematik oleh Pakar Sejarah Islam, Ust Budi Ashari, Lc yang ditayangkan secara rutin di Trans7. Ini merupakan Episode pertama muncul, cukup sulit bahkan sudah tidak ditemukan di YouTube karena banyak yang sudah terhapus. Silakan Pesan Koleksi ini melalui Tokopedia Klik: PESAN SEKARANG List Title Khalifah Vol.1 Season Perdana 01 Hamzah Bin Abdul Muthalib 02 Utsman Bin Affan 03 Ali bin Abi Thalib: Jiwa Tanpa Noda 04 Ali bin Abi Thalib: Kesatria Rasulullah 05 Khadijah binti Khuwailid: Wanita Paling Mulia di Dunia 06 Nusaibah Binti Ka'ab: Wanita Perisai Rasulullah 07 Ammar Bin Yasir: Orang yang Sabar 08 Hindun: Tobatnya Wanita Pemakan Jantung 09 Zaid bin Haritsah 10 Bilal bin Rabah: Seorang Budak Menjadi Penyeru Adzan Pertama 11 Khalid bin Walid: Sang Pedang Allah 12 Abbas bin Abdul Muthollib: Pelindung Rosul Yang Belum Beriman 13 Ja'far bin Abi Thalib: Sang Penakluk Raja Habasyah 14 Penaklukan Kota Mak...

Faktor-Faktor Kejatuhan Dinasti Bani Umayyah Di Andalusia

Keruntuhan Dinasti Bani Umayyah II di Spanyol tidak lepas dari sistem kenegaraan yang bersifat monarki atau kerajaan, sehingga banyak di antara para putra mahkota yang tidak layak memimpin dipaksakan sebagai khalifah. Di samping itu, masyarakat Spanyol pada masa Dinasti Bani Umayyah II sangat beragam, dan terdiri atas berbagai unsur: Arab, Barbar, Kristen dan Yahudi. Meski bangsa Arab dan Barbar sama-sama mempunyai andil besar dalam menaklukkan bangsa Goth di Spanyol, namun keadaan dua rumpun etnis ini sangat berbanding terbalik. Oleh bangsa Arab, bangsa Barbar disingkirkan, dan ditempatkan di daerah pegunungan sebagai benteng untuk menangkal serangan bangsa Kristen. Keadaan ini menyulut kecemburuan sosial bangsa Barbar yang juga turut andil dalam penaklukan beberapa wilayah. Mereka mengadakan perlawanan-perlawanan menuntut persamaan derajat karena sama-sama mempunyai andil membesarkan Andalusia. Sementara itu, penduduk yang semula memeluk Kristen, berubah menjadi dua golongan: muslim ...

Fase-Fase Pemerintahan Dinasti Bani Umayyah Di Andalusia

Sejarah perkembangan Islam di Andalusia berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama, yaitu sekitar tujuh setengah abad, mulai dari Dinasti Bani Umayyah I, Dinasti Bani Umayyah II, dan era Raja-raja Kecil (Muluku at-Thawaif). Berikut ini adalah periodeisasi kekuasaan Islam di Andalusia dan fase-fase pemerintahan Dinasti Bani Umayyah II di Andalusia. 1. Periode Dinasti Bani Umayyah I di Damaskus (711-755 M)  Pada masa ini Andalusia berada di bawah kekuasaan Dinasti Bani Umayyah I yang berpusat di Damaskus di bawah kepemimpinan Abdul Malik bin Marwan (705-715 M). Damaskus mengangkat wali di Andalusia. Salah satu penakluk wilayah ini, Musa bin Nushair kemudian digantikan anaknya bernama Abdul Aziz merupakan wali pertama yang bertugas mengelola pemerintahan di Andalusia. 2. Periode Dinasti Bani Umayyah II di Andalusia (138-422 H/756-1031 M)  Dinasti yang didirikan oleh ad-Dakhil ini berlangsung selama dua tiga per empat abad (138-422 H/756-1031 M). Sedangkan para amir dan khalifa...

Berdirinya Dinasti Bani Umayyah Di Andalusia

Islam memasuki wilayah Andalusia di Eropa pada masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah di Damaskus di bawah kepemimpinan Abdul Malik bin Marwan (705-715). Keberhasilan Abdul Malik sangat didukung oleh panglima perangnya yang handal yaitu Musa bin Nushair (panglima wilayah Barat), dan Hajjaj ibn Yusuf (panglima wilayah Timur). Hajjaj dinilai sangat berhasil meredam gejolak di wilayah Timur seperti Hijaz, Yaman, Yamamah, Basrah, Kufah, Irak dan Persia. Hajjaj dengan dibantu oleh anak tirinya, Qutaibah ibn Muslim, yang juga sebagai Gubernur Khurasan (704), berhasil menaklukan beberapa wilayah antara lain; Transoxiana, Takaristan bagian bawah dengan ibu kotanya Balkh (705), Bukhara (706), sebagian wilayah Samarkand dan Khawarizm (710), Farghanah (713), Kasygar di Turkistan Cina (715), dan sebagian wilayah India. Sedangkan panglima perang kawasan Barat Musa bin Nushair juga melakukan penaklukan ke beberapa wilayah semenanjung Iberia, gerbang Barat Eropa. Musa mengutus panglima bawahannya, T...

Dampak Dinasti Bani Abbasiyah Pada Kemajuan Peradaban Islam

Perkembangan sosial budaya pada masa awal Dinasti Bani Abbasiyah tentu saja berdampak pada perkembangan umat Islam. Di antara dampak yang terlihat adalah dengan semakin luasnya wilayah taklukan Dinasti Bani Abbasiyah secara otomatis semakin kompleks pula penduduk. Banyaknya penduduk asli yang pindah ke agama Islam, dan digunakannya bahasa Arab sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Perubahan ini mempunyai nilai positif karena menambah warga Muslim, tetapi juga mempunyai sisi negatif dengan direkrutnya mereka ke dalam sistem kenegaraan seperti menjadi wazir dan tentara yang mengakibatkan banyak orang Arab iri, dan menimbulkan persoalan disintegrasi bangsa karena sentimen kesukuan. Di samping itu, posisi warga non muslim pada pemerintahan Islam juga mengalami kebebasan yang berarti. Mereka yang berada di pedesaan adalah mayoritas petani, sedangkan yang berada di perkotaan di samping sebagai pedagang, tetapi juga banyak yang duduk di pemerintahan. Hal ini menyebabkan kecemburuan dari komu...

Pusat Peradaban Masa Dinasti Bani Abbasiyah: Bagdad

Sejarah mencatat bahwa Bagdad sebagai ibu kota Dinasti Bani Abbasiyah merupakan kota dengan peradaban tingkat tinggi, khususnya zaman keemasan Khalifah Harun ar-Rasyid (786-809). Pada saat itu, Bagdad muncul sebagai pusat dunia dalam segala aspeknya dengan kemakmuran dan peran internasional yang sangat luar biasa. Boleh dikatakan bahwa Bagdad menjadi satu-satunya saingan kerajaan Byzantium. Kejayaannya seiring dengan kemakmuran kerajaan, terutama ibu kotanya. Saat itulah, Bagdad menjadi kota yang tiada bandingannya di seluruh dunia (Philip K. Hitti: 375). Setelah Bagdad, terdapat dua kerajaan Islam yang juga mengalami kemajuan, yaitu Dinasti Fatimiyah di Mesir dan Dinasti Bani Umayyah di Andalusia Spanyol. Di Bagdad terdapat bangunan istana kerajaan sangat megah, di dalamnya terdapat ruangan untuk para harem, pembantu laki-laki yang dikebiri, dan pejabat-pejabat khusus, menempati sepertiga dari kota lingkaran itu. Bagian Yang paling mengesankan adalah ruang pertemuan yang dilengkapi de...

Perkembangan Peradaban/Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan

Perkembangan peradaban/kebudayaan dan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti Bani Abbasiyah sangat erat hubungannya dengan gerakan penerjemahan. Gerakan ini dilakukan oleh para ilmuwan dari berbagai latar belakang agama, suku, ras, bangsa dan didukung penuh oleh para penguasa pada waktu itu. 1. Kebudayaan Non Fisik  a. Gerakan Penerjemahan dan Baitul Hikmah  Perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan masa Dinasti Bani Abbasiyah didorong oleh adanya gerakan penerjemahan dan berdirinya Baitul Hikmah oleh penguasa Dinasti Bani Abbasiyah. Kegiatan penerjemahan sudah dimulai sejak masa Dinasti Bani Umayyah, namun gerakan besar-besaran menerjemahkan manuskrip-manuskrip berbahasa asing terutama Bahasa Yunani dan Persia ke dalam bahasa Arab mengalami masa kejayaannya pada masa Dinasti Bani Abbasiyah. Para penguasa Abbasiyah menugaskan para ilmuwan ke daerah Bizantium guna mencari naskah-naskah Yunani dalam berbagai bidang ilmu terutama filsafat dan kedokteran. Juga dilakukan pencarian ma...